Insecure ... HIKS😒

Katakan sesuatu πŸ™ŒπŸ™ŒπŸ™Œ

Hello ... Positive PeopleπŸ˜ŠπŸ€—

Ternyata😊... kalo dipikir-pikir bukan hanya saya sendiri yang mengalami insecure pada passion sayaπŸ₯². Beberapa orang yang baru-baru ini saya temui,pun demikian😊

Mereka sendiri tidak berani berasumsi bahwa mereka adalah seseorang yang bisa dikatakan "HEBAT" , "LUAR BIASA" , "MENGAGUMKAN".πŸ™ŒπŸ™ŒπŸ™ŒπŸ™Œ

Mengapa saya bilang demikian?
Mereka jauh lebih baik, jauh lebih banyak pengalaman. Mereka sudah terbiasa menemukan banyak hal-hal di lapangan.πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

Hmm ...😳😁
Sama halnya seperti saya. Karena kebetulan saya suka menulis, bisa dibilang menulis adalah salah satu hobi dan pernah sempat pengen jadi penulis roman-fiksi.πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

Namun, adakalanya orang-orang ketika mendengar kata 'Penulis', maka dibenak mereka mungkin, 'WAH' atau 'Hebat ya' atau 'Langka orang yang bisa seperti kamu.'
HmmmπŸ˜³πŸ˜‘ kemudian mereka akan berpikir, 'Penulis pasti bisa menulis apapun,' 'Kamu,kan penulis novel pasti kamu mengerti langkah-langkah dan alurnya.'🌱🌱🌱

Disitu kadang saya merasaπŸ₯²πŸ₯²πŸ₯² dan tiba-tiba insecure aja. Nggak percaya sama diri sendiri. Berkali-kali ngecek tulisan, lalu dalam hati bilang, "Perasaan gini2 aja deh tulisannya. Isinya terlalu biasa," bahkan saya gak begitu percaya diri buat ngasih orang baca tulisan saya.
Berkali-kali juga saya mengingatkan pada diri sendiri,
"Hei... gadis baik, tidak apa-apa. Toh nggak mungkin orang bisa kayak kamu. Bisa menulis ini seperti kamu." (Ini ceritanya lagi edisi self loveπŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†) Pssttt ... Kalo mau mencintai diri sendiri, maka sering-seringlah memuji diri sendiriπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ di luar konteks pembahasanπŸ˜‚πŸ˜‚

NEXT πŸ˜³πŸ˜³πŸ˜³πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ™ŒπŸ™ŒπŸ™ŒπŸ™ŒπŸ™Œ

Kalo saya mau jawab anggapan mereka semua, "Tidak juga!"
Karena Penulis memiliki genre mereka masing-masing. Memang sih, ada beberapa penulis yang fokus membahas soal Politik, Sosial, Ekonomi. Ada Penulis yang fokus  membahas soal Dunia Tekhnologi. Ada Penulis yang fokus membahas soal Agama. Bahkan ada Penulis merandom semua genre yang saya sebutkan sebelumnya dalam bentuk non fiksi. Ada Penulis yang fokus menulis novel namun tidak terlepas dari yang saya sebutkan di atas. Ada Penulis yang fokus menulis novel dengan berbagai macam genre lainnya. Ada Penulis yang fokus menulis cerpen dengan tema yang berbeda, ah pokoknya banyak macamnya deh.

Kira-kira begitu🌱🌱🌱😊

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ecek-ecek me Time

Mari Bertumbuh - On Progress

Tarik Napas ....